TKDD Tahun 2021 Sebesar Rp 796,3 Triliun Dialokasikan Di-7 Kebijakan

JAKARTA. Kontenjabar.id –
Presiden Joko Widodo ( Jokowi) dalam Rapat Paripurna DPR, Jum”at 14/8/2020 mengatakan, besaran anggaran Transfer Ke daerah dan Dana Desa (TKDD) pada 2021 direncanakan sebesar Rp 796,3 triliun.

Hal ini disampaikan Jokowi saat membacakan Keterangan Pemerintah atas RUU APBN Tahun Anggaran 2021, beserta nota keuangan pada Rapat Paripurna DPR, di Kompleks Parlemen Senayan.

Bacaan Lainnya

“Pada tahun 2021, anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) direncanakan sebesar Rp796,3 triliun,” ungkap Jokowi sebagaimana dikutip dari tayangan siaran langsung Rapat Paripurna DPR oleh TV Parlemen, Jumat 14/8/2020).

Dengan besaran anggaran tersebut, ada tujuh (7) poin arah kebijakan yang akan dilakukan oleh pemerintah.

Pertama, mendukung langkah pemulihan ekonomi sejalan dengan prioritas nasional, melalui pembangunan aksesibilitas dan konektivitas kawasan sentra pertumbuhan ekonomi, dukungan insentif kepada daerah untuk menarik investasi, perbaikan sistem pelayanan investasi dan dukungan terhadap UMKM.

Kedua, mengoptimalkan pemanfaatan dana bagi hasil dalam rangka mendukung penanganan kesehatan, jaring pengaman sosial, serta pemulihan ekonomi dampak Covid-19.

Ketiga, mengarahkan 25 persen dari dana transfer umum untuk mempercepat program pemulihan ekonomi daerah dan pembangunan SDM,” tutur Jokowi.

Keempat, memfokuskan penggunaan dana insentif daerah (DID) untuk digitalisasi pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan UMKM.

Kelima, refocusing dan simplikasi jenis, bidang, dan kegiatan dana alokasi khusus (DAK) fisik yang bersifat reguler dan penugasan.

Keenam, DAK non-fisik juga mendukung penguatan SDM pendidikan melalui dukungan program merdeka belajar, serta tambahan sektor strategis lainnya, seperti dana pelayanan perlindungan perempuan dan anak, dana fasilitasi penanaman modal, serta dana pelayanan ketahanan pangan.

BACA JUGA  Sutradara Milenial Cintai Motor Bekjul, Melahirkan Gagasan Pembuatan Film Kampung Bebek

Ketujuh, mempertajam alokasi dana desa untuk pemulihan ekonomi desa dan pengembangan sektor prioritas, seperti: teknologi informasi dan komunikasi, pembangunan desa wisata, dan mendukung ketahanan pangan,” ujar Jokowi. (Ydk/Krn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan