RSUD Otista Soreang Gelar Baksos Oprasi Bibir Sumbing Dan Bangun Mesjid Al-Ikhlas

KAB.BANDUNG||KONTENJABAR.COM

“Jika seseorang meninggal dunia,  maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara yakni, sodakoh jariyah,  ilmu yang dimanfa’atkan dan do’a anak yang sholeh”

Bacaan Lainnya

Kutipan hadist yang diriwayatkan  Muslim tersebut disampaikan Bupati Bandung H. Dadang Supriatna usai peletakan batu pertama pembangunan Mesjid Al-Ikhlas, dikomplek Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Otista Soreang, Sabtu (21/5/2022).

Selanjutnya Dadang mengajak masyarakat untuk membantu pembangunan rumah sakit ini, ujarnya. 

“Saya berharap pembangunan mesjid Al-Ikhlas ini cepat selesai

agar cepat bisa digunakan bagi pasen dan masyarakat”, harap orang no satu di Kabupaten Bandung H. Dadang Supriatna. 

Sementara dr.Riantini, MMRS Direktur RSUD Otista menuturkan, Dalam rangka ulang tahun Kabupaten Bandung yang ke-381 yang jatuh pada 21 April, tapi kita baru bisa melaksanakan ipen – ipennya dihari ini. 

-Yang pertama kami mengadakan oprasi bibir sumbing dengan jumlah pasen tujuh belas, enam belas dari dari Kabupaten Bandung sementara satu dari Kabupaten Garut.

 -Acara kedua peletakan batu pertama pembangunan Mesjid Al-Ikhlas RSUD Otista,  karena kami gedungnya sudah memadai tapi kami belum ada sarana ibadah.

 -Ketiga kesiapan pelayanan unit Hemodialisa (Cuci darah). 

-Sementara ke empat penggalangan komitmen akreditasi rumah sakit tahun 2023, terang dr, Riantini.

Ia juga menyamiaikan, rumah sakit ini dibangun dengan kapasita  314 tempat tidur, saat ini baru ofrasional 250. Tapi kita sudah meningkatkan naik kelas B,  tahapanya saat ini dalam proses dengan mengganti NIB yang bernama Soreang menjadi Otista.  Karena dekomenya harus diganti dengan nama Otista, ujar dr, Rianti.

BACA JUGA  Hasil Pertandingan Prancis vs Finlandia: Skor 2-0

Reporter : H Iding
Editor       :Kurniawan

Pos terkait