Raditya Irfan|| Sutradara “Kampung Bebek” Saat Ini Lebih Menggali Budaya Sunda Dalam Filmnya

 412 total views,  6 views today

Raditya Irfan|| Sutradara “Kampung Bebek” Saat Ini Lebih Menggali Budaya Sunda Dalam Filmnya

Bacaan Lainnya

JAWA BARAT. Kontenjabar.id –
Gebrakan karya film Sutradara Milenial, Raditya Irfan S.I.kom KAMPUNG BEBEK PROJECT“, kembali menelorkan karya Filmnya, dan mendapat animo liker’s dan SUBSCRIBE ribuan Netizen di Jawa Barat khususnya, hingga catatan di- September 2020.

Menarik untuk disimak, akan paparan Raditya Irfan S.I.kom sewaktu Tim Media wawancara, tentang karya trend filmnya yang dikerjakan persaat ini bersama kru-nya.

“Saat ini kampung bebek project trus lebih menggali ke budaya sunda, karena menurut saya kebudayaan sunda itu kaya, mulai dari permainan, musik dan budaya tradisionalnya, yang banyak mengandung pesan dan pilosofi kehidupan” papar Raditya.

“Episode kali ini lebih berpesan bahwa, rasa solidaritas atau kepedulian ke sesama itu tidak harus besar, tetapi bisa mulai dari yang kecil dulu” ungkapnya.

“Gebrakan dari kampung bebek sendiri, di episode selanjutnya lebih menarik, dengan bergabungnya seniman2 senior yang ada di Bandung khususnya, seperti kang Aom, beliau salah satu seniman di kabupaten Bandung” ungkapnya menambahkan.

Ketika Raditya Irfan ditanya Tim Media, terkait soal Sikon Politik Pilkada Jabar saat ini, dikorelasikan dengan,,, gagasan pembuatan film apa yang paling mengena sesuai sikon terkini.

“Dalam rangka menyambut pilkada di Jawa Barat khususnya, dan di Indonesia pada umumnya”,

Raditya melanjutkan.
“Saya sebagai penggiat film, berharap sekali kepada calon pemimpin agar lebih memperhatikan penggiat film yang ada di daerah, baik di Kota maupun Kabupatennya masing – masing” pesannya.

BACA JUGA  Bupati Garut Launching Program Bantuan Beras Bagi 21 Kelurahan

“Saat ini kami tidak cukup ruang untuk mengapresiasikan hasil karya kami, karena setidaknya kalau kami bisa bekerja sama dengan Pemerintah Daerah” ungkapnya.

“Kami berharap bisa membantu Pemerintah, untuk memaksimalkan potensi2 wisata yang ada di daerah, dan di angkat melalui film yang setidaknya terus mensupport kami” ungkapnya menambahkan.

Harapan dan ajakan disampaikan Raditya kepada Tim Media, sebagai corong pesannya untuk para penggemar.

“Harapan saya kepada penggiat motor klasik Bandung Jawa Barat khususnya, dan se Indonesia pada umumnya” ,

“Ayo kita berkarya,, walau karya kita kecil, tapi sanggup buktikan,, kalau anak motor itu tidak selamanya “GAK BAIK” dan kita juga mampu berbuat baik” harapnya penuh semangat.

Reporter : (Yudika)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

1 Komentar