Perkembangan Kasus COVID-19 di Kabupaten Garut, Rabu 14 Oktober 2020

GARUT,Kontenjabar.id- Ada penambahan sebanyak 2 pasien kasus konfirmasi positif, dan 1 pasien Sembuh dari COVID-19 di kabupaten Garut, demikian dikatakan Humas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Garut, Yeni Yunita, S.E, M.Si, Rabu 14 Oktober 2020, pukul 20.00 WIB.

Yeni Yunita yang juga Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo kabupaten Garut, mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan RT PCR Laboratorium RSUD. dr. Slamet Garut pada sampel sebanyak 222, ditemukan kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 3 orang, yaitu laki-laki (KC-324) usia 48 tahun dari Kecamatan Cilawu, dan perempuan (KC-325) usia 31 tahun dari Kecamatan Selaawi.

Bacaan Lainnya

Sedangkan 1 orang konfirmasi positif Covid-19 yang ditemukan merupakan warga yang beralamat/domisili di Kabupaten Bandung, sehingga kasus tersebut tidak tercatat sebagai kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Garut.

Selanjutnya, ada penambahan laporan kasus suspek COVID-sebanyak 2 orang, yaitu 1 orang dari Kecamatan Kersamanah, dan 1 orang dari Kecamatan Malangbong (sedang proses perawatan di RSUD. dr. Slamet Garut).

Ada pula laporan kasus konfirmasi positif COVID-19 telah selesai pemantauan (isolasi) bertambah sebanyak 1 orang, yaitu laki-laki (KC-256) usia 31 tahun dari Kecamatan Tarogong Kidul.

Untuk jumlah total kasus COVID-19 (Kontak Erat, Suspek, Probable maupun Konfirmasi positif) di Kabupaten Garut sampai saat ini sebanyak 8.845 kasus, terdiri dari Kasus Kontak Erat sebanyak 5.414 kasus, dengan rincian 434 Kasus isolasi mandiri dan 4.980 Kasus discarded/selesai pemantauan.

Sementara untuk kasus Suspek, kata Yeni, sebanyak 3.106 kasus, dengan rincian 33 Kasus isolasi mandiri, 3 Kasus Isolasi RS/perawatan, 3.032 Kasus discarded/selesai pemantauan dan 38 Kasus meninggal.

BACA JUGA  Ridwan Kamil Mengajak Para Kepala Daerah Bersama Menjaga Alam

“Lalu untuk kasus Probable masih 0 kasus,” ucapnya.

Sedangkan untuk kasus Konfirmasi Positif, lanjut Yeni, sebanyak 325 kasus terdiri 0 kasus isolasi mandiri, 75 kasus isolasi RS/perawatan, 237 kasus dinyatakan sembuh, dan 13 kasus meninggal.

Pada hari ini Tim Sub Devisi Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 melakukan skrining pemeriksaan/pengambilan sampel Swab di beberapa tempat. Adapun jumlah mendapatkan skrining pengambilan sampel Swab sebanyak 298 sampel (orang).

Tim Gugus Tugas COVID-19 juga, telah melakukan kegiatan tracking dan tracing pada kontak erat KC-306 dan KC-310 di Kecamatan Limbangan sebanyak 44 orang, dan pada kontak erat KC-318 di Kecamatan Garut Kota sebanyak 16 orang, serta pada kontak erat kasus konfirmasi positif Covid-19 asal Kabupaten Tasikmalaya di Kecamatan Kersamanah sebanyak 2 orang, dilakukan penyelidikan epidemiologi dan pengambilan sampel swab.

Yeni, menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menghindari STIGMA pada mereka yang terkena musibah menjadi penderita (terinfeksi) Covid-19, berikan dukungan dan doa terbaik agar mereka kembali sehat walafiat. Dan bagi masyarakat lainnya untuk terus optimal berikhtiar agar tidak terinfeksi Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktifitas sehari-hari.

Yeni mengatakan, keterlibatan dan dukungan masyarakat serta pihak lain dalam upaya memutuskan rantai penularan merupakan hal yang sangat penting, upaya ini dilakukan dengan 2 cara yaitu, Pertama, terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar tahu, mau dan mampu melakukan AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) dengan 3 M (Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan Melakukan jaga jarak). Kedua, memutus rantai penularan dengan cara tracking dan tracing serta testing terhadap populasi risiko dan kontak erat kasus konfirmasi positif.[ ihksan/kj]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan