Kedatangan Vaksin Covid-19 Aķan Mundur Kedatangannya Ke Purwakarta

Kontenjabar.id
PURWAKARTA,
– Dipastikan akan mundur kedatangan vaksin covid-19 ke Purwakarta dari rencana awal yang akan datang pada 22 Januari 2021. Hal ini diinformasikan Kepala Dinas Kesehatan Purakarta, Deni Darmawan melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Elitasari Kusuma Wardani.

Menurut Elita, informasi terakhir terkait vaksin covid-19 pihaknya menunggu kabar dari pusat dan baru akan datang atau diterima provinsi pada 25 Januari.

Bacaan Lainnya

“Mungkin ke kabupaten/kota bisa pada 27-28 Januari. Sekarang kami terus lakukan sosialisasi ke pasien kesehatan dan lintas sektor beserta warga melalui berbagai macam pendeketan,” katanya pada wartawan di kantornya, Rabu (20/1/2021).

Elita juga meyebut pihaknya masih terus mendalami masalah teknis vaksinasi covid-19. Sebab, kata dia, dalam pelaksanaan vaksinasi menggunakan sistem aplikasi mulai pendaftaran hingga datang ke lokasi. “Kami sosialisasi dengan 20 puskesmas, 9 rumah sakit, dan 12 fasilitas kesehatan klinik yang berada dekat puskesmas,” ujarnya.

Ia mengatakan ada sebanyak 2.120 kuota tenaga kesehatan yang akan mendapatkan suntik vaksinasi Covid-19 sebanyak dua kali, yakni pada hari pertama dan hari ke 14.

Sementara, “Jumlah vaksin yang akan kami terima sekitar 4 ribuan lebih untuk sebanyak 2.120 tenaga kesehatan yang ada di Purwakarta,” katanya, Rabu (20/1/2021)

Adapun mekanisme vaksinasi Covid-19 di Purwakarta, Elita menjelaskan semua tenaga kesehatan yang akan menerima pendaftarannya menggunakan sistem aplikasi P-Care dan mengisi identitas di sana.

Nama-nama para nakes yang mendapatkan suntik vaksin memang telah terdata di sistem informasi sumber daya kesehatan yang ada di Dinkes.

BACA JUGA  Polrestabes Bandung Kembali Mengingatkan Warga Terkait Penutupan Sejumlah Ruas Jalan

“Jadi, mereka mengisi dan memasukkan nama-nama dokter juga perawat yang lalu diterima oleh pusat dan pusat kemudian menurunkan vaksin. Selanjutnya, para penerima ini akan mendapatkan pemberitahuan lewat sms dan memintanya registrasi ulang dengan memasukkan NIK dan terakhir mereka memilih tempat juga jamnya,” ujar Elita.

Elita mencontohkan Puskesmas Koncara memasukkan P-Care saat pelaksanaan vaksinasi pada hari Senin, dan mereka bisa memilih waktunya misal pada pukul 10.00 hingga 12.00 WIB. Lalu, Puskesmas Kota memilih waktunya sekitar pukul 08.00 – 10.00 WIB.

“Jadi, tergantung kesiapan fasilitas kesehatan itu sendiri karena mereka yang memasukkan kesiapannya dalam P-Care. Dan yang menerima sms dapat memilih jamnya. Dalam satu sesi tak boleh lebih dari 20 orang sebab hanya boleh waktunya 2 jam,” katanya.

Elita juga mengatakan dalam pelaksanaan vaksinasi covid-19 tak diperbolehkan menyatukan antara vaksinasi dengan pelayanan. Hal itu tergantung pada kondisi gedung yang akan menjadi lokasi vaksinasi.

“Pasien sakit dan pasien vaksin enggak boleh dalam satu tempat. Jadi, semua dikembalikan ke puskesmas maunya jam berapa. Bisa sesudah pelayanan atau bisa pula pada hari Sabtu,” katanya.

Nantinya, pelaksanaan vaksinasi ini setiap puskesmas akan ada dua orang vaksinator sehingga jumlah total vaksinator sebanyak 82 orang

Reporter – M Ikhsan/ Ms

Pos terkait

Tinggalkan Balasan