Didampingi Bupati Garut, Menko Perekonomian RI Kunjungi PT GMP

KAB.GARUT,||KONTENJABAR.COM – Menteri Kordinator bidang Perekonomian H. Airlangga Hartarto beserta Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita Di dampingi Bupati Garut Rudy Gunawan dalam rangka kunjungan kerja ke wilayah kabupaten Garut dan Tasikmalaya.

Acara yang dihadir Wakil DPRD RI Sufmi Dasco Ahmad, beserta rombongan Ketua DPRD Jawa Barat Brigjen TNI ( Purn ) Taufik Hidayat, Bupati Garut H. Rudy Gunawan, Ketua DPRD Kab. Garut Hj. Euis Ida Wartiah, Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, Dandim 0611/Garut Letkol Czi Deni Iskandar, ST, serta unsur Forkopimda dan Forkopimcam Garut Kota, dan Para Kepala SKPD Di lingkungan Kabupaten Garut, Jajaran Bank BNI. Bertempat di Gudang PT Garut Makmur Perkasa ( GMP ) jalan Sudirman kecamatan Garut Kota, kabupaten Garut, Kamis 21 April 2022,

Bacaan Lainnya

Kedua menteri yang datang ke kab Garut langsung meninjau kerajinan Khas kabupaten Garut serta memberikan bantuan kepada masyarakat secara simbolis dan penyaluran KUR dan inklusi keuangan untuk meningkatkan kesejahteraan UMKM dan pemulihan ekonomi di kabupaten Garut .

Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, dalam sambutanya menyampaikan pihaknya Hari ini sengaja melakukan kunjungan kerja untuk melihat ekosistem terkait dengan industri kulit dan juga UMKM berbasis kulit yang ada di Kabupaten Garut.

Lanjutnya, masyarakat di Garut menerima manfaat program pemerintah antara lain Kredit usaha rakyat (KUR) dan kami pun mengunjungi beberapa stand pada beberapa usaha UMKM yang diberikan secara simbolis pinjaman KUR sebesar Rp. 500 Juta dari Bank BNI dan secara on the sport Ada tambahan bagi tiga pengusaha yang omset nya mencapai Rp.300 juta sampai Rp.500 juta per bulan dan Alhamdulillah mereka juga dalam pandemi Covid-19 tidak melakukan PHK terhadap karyawannya dan saya berharap, UMKM dikabupaten Garut bisa mengakses KUR.

BACA JUGA  Bupati Garut Hadiri Lokakarya Bedah Buku Hakikat Syahadat, Bai"at, Jama"ah Muslimin, Dan Khilafah

Menurutnya, UMKM kita terus mengakses KUR, karena KUR disiapkan oleh pemerintah besarnya Rp.283 Triliun dan tentunya diharapkan diberikan bunga sebesar 3 persen,” harapnya.

Masih menurut Airlangga Hartarto, dan mengenai keberadaan PT.Widodo Makmur Perkasa pihaknya mengakui bahwa perusahaan tersebut tentunya perusahaan yang sudah cukup melantai di Bursa ekonomi Indonesia.

“ PT Widodo Makmur Perkasa ini adalah perusahaan yang telah melantai di Bursa dan kami ucapkan selamat pada seluruh UMKM dan berharap bisa mengikuti jalan atau Pioner PT. Widodo Makmur Perkasa disektor kulit, dan sektor peternakan sapi dan peternakan ayam seperti PT.Widodo,” tuturnya.

Sementara yang di sampaikan Bupati Garut H Rudy Gunawan mengucapkan selamat datang kepada bapak Menteri Kordinasi bidang Perekonomian Erlangga Hartanto dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita beserta Rombongan.

Bupati, Kami berterima kasih atas kedatangan bapak menteri beserta rombongan ke kabupaten Garut di saat kami sedang melakukan Rekopering untuk meningkatkan kembali perekonomian di kabupaten Garut yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid 19, kini kita sudah bisa mencapai 3, 7 tingkat perekonomian nya yang sebelumnya sempat minus 1, mudah – mudah bisa mencapai 5 persen” ucap Bupati Garut dalam sambutannya.

“Berbagai program – program yang ada di kementerian peronomian sangat terasa manfaatnya bagi warga kabupaten Garut.

Bupati pun melaporkan, kini kami sudah memiliki kawasan industri, banyak pegawai yang masuk di dalam kawasan industri lebih dari 65 ribu orang, ini berkat saran – saran dari bapak Ginanjar Kartasasmita,

“Pemkab berencana untuk kawasan perusahaan berkaitan dengan olahan kulit akan dipindahkan ke kawasan industri yang ada di kecamatan Selaawi” terangnya.

Sementara CEO PT.GMP Indrawan Suwidya Adji menyampaikan, Bahwa PT.GMP ini tergabung dalam sebuah perusahaan besar yang bernama PT.Widodo Makmur Perkasa.

BACA JUGA  Dukung Percepatan Vaksinasi, Serbuan Vaksinasi Kembali Digelar Di Seskoau

Lanjut Indrawan Suwidya Adji,
sekarang sudah masuk dalam perusahaan holding sudah Tbk. Dimulai dari pengusaha sapi dari kecil sampai besar dan saat ini sudah bisa mencapai 50.000 sapi, kita pun bergerak juga di rumah potong sapi bisnis daging untuk keperluan hotel, restoran, cafe, pasar dan supermarket. Kulitnya dimanfaatkan untuk diolah di PT Garut Makmur Perkasa, setelah sukses di Sapi kini kita mulai merintis di holtre Ayam dan kita menjadi terbesar di Indonesia mencapai 5 sampai 7 Jt yang tersebar diseluh Indonesia dengan rumah potong standar modern.” katanya

Harapan saya, semoga dengan hadirnya ke dua menteri perwakilan ini apalagi bapak menko dan meteri perindustrian Harapan kita ingin menjadikan Garut menjadi ikon kulit dunia, karena perlu diketahui bahwa sentara kulit dan kerajinan kulit di Garut ini adalah bisa menjadi terbesar di dunia. Pungkasnya.

Reporter : Yan H/ Alep MT
Editor       : KRN -75

Pos terkait