Adanya Kompilasi Pengakuan Pimpinan BPD Yg Viral Di Media. Begini,,, Tanggapan Kades Desa Tanjungsari

 190 total views,  2 views today

Kab, Bandung – Kontenjabar.id Viralnya Kompilasi Pengakuan Pimpinan dan Anggota BPD Tanjungsari Kec. Cangkuang Kab. Bandung, yg ditayangkan media online pada Minggu 12/7/2020 lalu, ditanggapi Kades dengan rendah hati penuh kehati hatian, berbeda dengan tanggapan salah satu pengurus RW dan Tokmas Desa Tanjungsari yg sedikit menyesalkan berlarut larutnya kekisruhan yang terjadi.

Bacaan Lainnya

Sebagai tindak lanjut konfirmasi keseimbangan berita yg ditayangkan sebelumnya, Tim Media pada 16/7/2020, waktu sore mendatangi Kades Tanjungsari (Hendar Mulyadi) dirumahnya, dijambangi Sekum KPK (Komite Pencegahan Korupsi) Kab. Bandung, Jeje Hermawan juga kebetulan ada tokoh lainnya saat itu dirumah kades.

Saat Tim Media bertanya kepada Kades Tanjungsari, dalam wawancara khusus terkait hal dua butir Islah yg diutarakan pihak Pimpinan & Anggota BPD Tanjungsari yang khusus ditujukan kepada Kades.

Begini tanggapan Hendar Mulyadi selaku kades,

“Saya sebagai atas nama pribadi Hendar Mulyadi, masih banyak memerlukan bimbingan dan masukan para tokoh masyarakat, termasuk dari BPD, bahkan secara pribadi, baik langsung kepada Pimpinan BPD atau lainnya maupun kepada tokoh masyarakat sering minta maaf, bahkan diforum yg banyak masyarakat sekalipun, hal ini berkali kali saya lakukan”, ucap kades merendah.

“Bila saya sebagai kades, harus minta maaf pada kesalahan kebijakan selama ini sebagai kades, tapi apabila kesalahan itu tidak jelas data dan faktanya, apa bentuk kesalahannya? Mungkin hal ini saya mesti kaji berpikir dulu, kan harus jelas, contoh bila saya korupsi, hal anggaran korupsi mana yg telah saya lakukan,” tegas kades.

BACA JUGA  Bank Danamon Berikan Bantuan Sembako Dan Alat Kesehatan Ke Pemkot Bandung

“Satu hal lagi, tentang butir Islah yg disyaratkan BPD, insya Allah “Saya Siap Sepenuh Hati” untuk taat dan patuh dan melaksanakan pada peraturan perundang undangan baku soal pelaksanaan Kepemerintahan desa, bila ada sedikit saja kesalahan, siap juga saya terima teguran dari pihak BPD atau tokoh masyarakat, ini kewajiban saya sebagai kades Tanjungsari” ungkap kades.

“Bila tentang tanggapan adanya reshuffle, bahkan SK Perubahan Pimpinan BPD yg diusulkan hasil Rapat yg dilaksanakan di kecamatan, dan banyak melibatkan BPD, Ketua RW & tokmas pada 9/7/2020, dimana hal ini ditentang pihak pimpinan BPD Tanjungsari”,

“Untuk hal yg satu ini, SAYA TIDAK PUNYA HAK MENANGGAPI”, hak menjawab ini, silahkan tanya saja ke Pak Camat langsung jangan ke saya, sekali lagi saya tidak punya kapasitas untuk menanggapi, maaf pak” jelas kades penuh kehati hatian.

Disisi lain, salah satu tokmas desa Tanjungsari yg tidak mau disebutkan namanya, merasa kesal dan prihatin akan kemelut berlanjut yg terjadi, apalagi dengan adanya berita miring soal kades yg diutarakan unsur BPD desanya lewat media online baru baru ini.

“Apa sih kinerja BPD Tanjungsari selama 6 bulan belakangan ini, selain mempermasalahkan kades baru yg seharusnya urung rembuk bermusyawarah bila ada permasalahan, seharusnya BPD itu sibuk bekerja menyalurkan aspirasi masyarakat desanya” ucap tokmas.

Salah satu Pengurus RW (Nama dirahasiakan) mengatakan pada Tim Media, “Saya heran kepada kinerja BPD Tanjungsari selama ini, bisa nya cuma cerita negatif sana sini, kades salah begini dan begitu, saya aja menjadi kesal dibuatnya bila begitu terus, bukannya bikin usulan program buat masyarakat desa yg diwakilinya” keluhnya.

Semua hal tanggapan tertuang hasil wawancara dengan Kades, juga tokmas yg berhasil didapat tim Media, disodorkan balik kepada Pimpinan BPD, Wanda Wijaya pada Jum’at 17/7/2020 sebagai klarifikasi ditujukan Tim Media kepada pihak BPD.

BACA JUGA  Polda Metro Jaya Ungkap Jaringan Peredaran Tembakau Gorila Industri Rumahan

Kembali hal itu ditanggapi dingin dan tersenyum oleh Wanda Wijaya, bahkan begini kata Pimpinan BPD Tanjungsari ini.

“Dipersilahkan apapun yg ditanggapi Kades maupun tokmas, atau ketua RW atau masyarakat Tanjungsari lainnya, menanggapi kompilasi pengakuan kami pihak BPD sebelumya, kami faham dan maklumi saja, itu hak mereka sebagai warga negara yg dijamin undang undang dalam hak mengungkapkan pendapat, bebas terserah merekalah” ungkap Wanda dingin.

“Fokus kami pihak BPD yg saat ini, justru kepada Produk Hasil Rapat pada 9/7/2020 yg dilaksanakan di aula Kecamatan, konon bernama “Rapat Evaluasi Hasil Musdes” tapi hasil endingnya adalah produk rapat “Reshuffle Pimpinan & Anggota BPD Tanjungsari”, imbuh Wanda.

“Hal ini yg akan kami garis bawahi, justru ini yg akan siap kami permasalahkan lanjut, produk hukum hasil rapat tersebut yg menghasilkan SK Reshuffle BPD, justru hal ini kami tunggu tunggu, dan kepada siapa penggagas dan pelaksana Rapat itu dan hasil hasilnya yg siap akan kami tentang hingga keujung dunia sekalipun”, katanya

“Akan kami perdebatkan seramai ramainya keabsahan hukumnya, tentunya lewat PTUN bila perlu, kami pihak BPD “SIAP” akan kami adukan nanti, begitu aja pak” tegas Wanda.

tanggapan yg sama, baik Wanda, Wawan, Mila juga Anjar ketika dihubungi lewat telpon oleh tim media terangkum sebagai statement mereka selaku pihak BPD Tanjung sari, fokus tanggapannya menyikapi persoalan Hasil Rapat Evaluasi Musdes yg diakhir rapatnya menghasilkan “Rehuffle Pimpinan BDP Tanjungsari” yg acaranya diundang dan dilaksanakan di kecamatan Cangkuang.

“Kami akan perjuangkan dan pertanggung jawabkan segala sesuatunya tentang memenangkan Musdes vs Muscam ini, semata-mata bukan hanya demi jabatan kami, tapi untuk memenangkan hak masyarakat atas konstitusi bahwa masyarakat memiliki kesempatan untuk belajar dan mendapatkan hak demokrasi yang benar, terarah dan terukur.” statement pihak BPD.

BACA JUGA  Hari Bhayangkara, Polrestabes Bandung Bersama Kodim 0618 Bagikan 1.000 Paket Sembako Untuk Warga Bandung Dan Papua

Harapan dan doa menyejukkan didapat tim media saat koordinasi dengan Kapol Subsektor Ipda Nandang Juwarsah, juga dengan Mantan Sekretaris BPD lama, Yana Suryana.

Doa dan harapan beliau beliau,

“Kami merasa sedih dan menyayangkan kekisruhan yg terjadi antara Pihak Kades dan BPD Tanjungsari, kami cuma mampu berdoa tidak bisa intervensi, mudah mudahan permasalahan cepat selesai, terciptanya musyawarah atas dasar mafhum kedua belah pihak yg saling bermaafan, sehingga roda arah progam pembangunan desa Tanjungsari tidak tersendat lagi,”

“Apalagi pada saat pandemi Covid 19 ini, semoga saling meluberkan, dan kembali kebersamaan mitra kerja pemerintahan, demi pembangunan masyarakat desa Tanjungsari lebih maju kedepannya. Aamiin”

(Tim Lipsus Biro Kab. Bandung)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan